Bola.com, Kediri - Nova Arianto menjadi murid terbaik Shin Tae-yong. Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 menggebuk Korsel U-17 dengan skor 1-0 pada fase Grup C Piala Asia U-17 adalah bukti keberhasilan pelatih muda itu menyerap ilmu mantan arsitek Timnas Indonesia asal Korsel itu.
Tak bisa dipungkiri lagi, kebersamaan sebagai asisten pelatih Shin Tae-yong selama lima tahun ikut membentuk karakter dan cara melatih Nova Arianto.
"Jika kita amati mulai persiapan tim hingga pertandingan melawan Korsel U-17 sangat tampak pengaruh ilmu dari Shin Tae-yong. Pencinta sepak bola Indonesia jangan menilai itu sebuah hal yang negatif," kata Gusnul Yakin.
Paling mencolok, lanjut Gusnul Yakin, adalah penempaan fisik sebagai modal utama bagi Putu Panji dkk. berjuang di Piala Asia U-17 Arab Saudi.
"Terutama gemblengan fisik sangat terasa untuk stamina pemain. Pengalaman Nova Arianto mendampingi Shin Tae-yong telah membentuk karakter permainan Timnas Indonesia U-17. Jadi kita jangan munafik dan melupakan jasa orang lain," ucapnya.
Berita Video, komentar Nova Arianto jelang Timnas Indonesia U-17 hadapi Timnas Korea Selatan U-17 di Piala Asia U-17 2025
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Soliditas Pertahanan, Prioritas yang Dipelajari
Secara teknis permainan, Gusnul Yakin juga mengamati Nova Arianto mengadaptasi ilmu pertahanan dari Shin Tae-yong menjadi prioritas pertama di Timnas Indonesia U-17.
"Sistem pertahanan Timnas Indonesia U-17 sangat rapat dan kuat. Pemain belakang tidak kompromi dan jarang bikin kesalahan fatal. Saya salut pemain muda itu tampil tenang dan sabar ketika ditekan lawan," ujar Gusnul Yakin.
"Seperti Shin Tae-yong di Timnas Indonesia lalu, Nova Arianto pun fokus pada pertahanan. Apalagi yang dihadapi adalah Korsel yang di atas kertas lebih tangguh," jelasnya.
Mantan pelatih Arema ini juga menilai Timnas Indonesia tak mengutamakan permainan cantik, tapi membidik hasil akhir dengan segala cara.
"Sepak bola sekarang mengutamakan hasil, bukan permainan cantik. Indonesia belum bisa meniru gaya cantik Amerika Latin atau Spanyol. Saya kira Nova Arianto pun realistis dengan fakta itu. Sehingga dia memilih sepakbola pragmatis," paparnya.
Hasil dan Jadwal Grup C Piala Asia U-17 2025
Grup C
Posisi | Negara | Main | Menang | Seri | Kalah | SG | Poin |
1 | Yaman | 1 | 1 | 0 | 0 | 2-0 | 3 |
2 | Timnas Indonesia U-17 | 1 | 1 | 0 | 0 | 1-0 | 3 |
3 | Korea Selatan | 1 | 0 | 0 | 1 | 0-1 | 0 |
4 | Afganistan | 1 | 0 | 0 | 1 | 0-2 | 0 |
4 April 2025
- 22.00 WIB - Korea Selatan Vs Timnas Indonesia U-17 (0-1)
- 00.15 WIB - Yaman Vs Afghanistan (2-0)
7 April 2025
- 22.00 WIB - Timnas Indonesia U-17 Vs Yaman
- 00.15 WIB - Afghanistan Vs Korea Selatan
10 April 2025
- 00.15 WIB - Korea Selatan Vs Yaman
- 00.15 WIB - Afghanistan Vs Timnas Indonesia U-17
*Klasemen dan hasil diupdate pada 5 April 2025, pukul 04.50 WIB