Bola.com, Jakarta - Timnas China akan menjadi lawan Timnas Indonesia pada lanjutan ronde ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan digelar pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Ada kabar tak sedap di kubu Timnas China yang punya waktu dua bulan lagi untuk mempersiapkan diri. Satu di antara pemainnya harus dihukum dan dikenai denda atas perilakunya dalam kompetisi Liga Super China 2025, yaitu Behram Abduweli.
Pemain berusia 22 tahun itu bermain untuk klubnya Shenzhen Peng City melawan Yunnan Yukun pada pekan ketiga Liga Super China tanggal 28 Maret lalu. Namun ia harus diusir dari lapangan oleh wasit karena kartu merah langsung menit ke-88.
Behram Abduweli meninju pemain lawan dan membuatnya harus mandi lebih cepat. Ini tentu menjadi kabar buruk bagi Timnas China sebelum lawatan ke markas Timnas Indonesia.
Skuad berjulukan Tim Naga bisa terpengaruh dengan absennya Behram Abduweli dalam beberapa laga di Liga domestik China. Menariknya, ia adalah pencetak salah satu gol ke gawang Indonesia pada pertemuan pertama bulan Oktober 2024.
"Asosiasi Sepak Bola China kini telah menjatuhkan sanksi skorsing tambahan tiga pertandingan dan denda sebesar 30.000 yuan kepadanya. Ini menjadi ujian berat yang akan dihadapi pelatih Branko Ivankovic," tulis media setempat, 163, Jumat (4/4/2025).
Berita Video, Timnas Indonesia sukses kalahkan Bahrain lewat gol tunggal Ole Romeny pada Selasa (25/2/2025)
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Kerugian Besar
Dalam tulisan yang dimuat media 163, ada sejumlah kerugian besar yang bakal ditanggung Timnas China dalam persiapannya bertanding di Jakarta. Pertama, Behram Abduweli tidak akan bisa bermain setidaknya selama empat laga di kompetisi domestik.
Awalnya, Liga Super China mengatur 10 pertandingan liga sebelum timnas bermain melawan Indonesia pada Juni, yang dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada para pemain timnas menemukan performa terbaik mereka.
"Akibatnya, Abduweli diskors selama empat ronde. Artinya sebelum pertandingan melawan Indonesia, ia tak merasakan sentuhan permainan dalam kompetisi dibanding pemain-pemain di Timnas China lainnya, sehingga penampilannya saat itu tentu menjadi masalah besar," tulis 163.
Pemain Potensial
Masalah kedua adalah bahwa Behram Abduweli merupakan penyerang terpenting Branko Ivankovic di Timnas China. Sejak debutnya pada Juni 2024, ia sudah delapan kali memainkan laga untuk negaranya dan mencetak dua gol.
Behram Abduweli tiga kali menjadi starter, termasuk saat bertemu Timnas Indonesia di Hangzhou tahun lalu. Ia diduetkan dengan Zhang Yuning dan menjebol gawang Maarten Paes pada menit ke-21.
"Problem lainnya adalah ketajaman Behram Abduweli bisa semakin menurun karena sudah lama tak mencetak gol di level klub. Terakhir kali ia mencetak gol di Liga Super China adalah pada September tahun lalu. Ia belum membuka rekening golnya di musim baru. Sekarang ia harus diskors selama 4 putaran," lanjut pemberitaan 163.
Opsi Pengganti
Kini pelatih China, Branko Ivankovic perlu mempertimbangkan kandidat pengganti Behram Abduweli. Dilihat dari situasi terkini di Liga Super China, Wang Yudong yang berusia 18 tahun mungkin memiliki lebih banyak kesempatan bermain.
Ia telah mengamankan tempat sebagai starter di Liga Super China dan telah mencetak gol. Ia mungkin akan mendapat lebih banyak waktu bermain di tim nasional di masa mendatang.
Wu Lei juga kemungkinan akan kembali pada bulan Juni mendatang pascapemulihan cedera. Jika Behram Abduweli tidak dapat segera kembali ke performa terbaiknya setelah kembali bermain, membuat situasi di Timnas China semakin sulit.
Sumber: 163