Deretan Pemain Diaspora Gaek di Timnas Indonesia: Piala Dunia 2026 Jadi Satu-satunya Peluang Jordi Amat Dkk Mentas di Panggung Megah

22 hours ago 5

Bola.com, Jakarta - Siapa sih yang tak kepingin tampil di Piala Dunia? Semua pemain, tanpa terkecuali, pastinya ingin beraksi di kasta tertinggi balbalan empat tahun besutan FIFA.

Tak terkecuali sejumlah pemain gaek Timnas Indonesia. Mengingat usia mereka sudah tak lagi muda, Piala Dunia 2026 merupakan momen terakhir untuk unjuk gigi di bawah panji-panji kebesaran Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Timnas Indonesia yang kini berada di posisi keempat klasemen Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan torehan sembilan poin kembali membuka asa ke pentas terakbar.

Adalah kemenangan 1-0 atas Bahrain pada laga terakhir yang membuat Skuad Garuda dilingkupi rasa percaya diri usai dibantai Australia 1-5 dalam laga sebelumnya di Sidney.

Kini, tim asuhan Patrick Kluivert bertekada meraup enam angka via dua laga terakhit Grup C pada Juni mendatang.

Pada 5 Juni, Jay Idzes dkk. akan menjamu Timnas China di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Meski pada pertemuan pertama tahun lalu Indonesia kalah 1-2, namun kali ini Skuad Garuda lebih dijagokan guna memenangkan duel.

Kemudian, pada 10 Juni, Indonesia akan menantang Jepang dalam laga tandang. Indonesia juga punya kans membawa pulang tripoin karena Jepang yang sudah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 kemungkinan besar bakal menurunkan pemain lapis keduanya.

Jika skenario berjalan mulus, maka Indonesia berpeluang mengamankan satu tempat ke Piala Dunia dua tahun mendatang lewat putaran keempat.

Lantas, siapa pemain naturalisasi gaek Timnas Indonesia yang berpeluang tampil di Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko?

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jordi Amat

Sebelum kehadiran Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, dan Mees Hilgers pemain gaek yang kini berusia 33 tahun menjadi andalan Timnas Indonesia di lini belakang.

Di era Shin Tae-yong sebagai nakhoda, eks pemain Espanyol dan Rayo Vallecano bahkan beberapa kali dipercaya sebagai kapten tim.

Pengalamannya yang panjang membuat pilar kepunyaan Johor Darul Ta'zim, Malaysia, kerap dipanggil ke timnas. Pergantian pelatih dari STY ke Patrick Kluivert tak membuat nama Jodi Armat dilupakan begitu saja.

Jika Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, tak menutup kemungkinan Jordi Amat akan tampil mengingat dirinya sosok bek yang masih dibutuhkan.

Thom Haye

Memasuki usia 30 tahun, belum terlihat kalau Thom Haye menunjukkan tanda-tanda kemunduran, baik stamina maupun skil.

Gelandang Almere City masih jadi sosok penting Timnas Indonesia di lini tengah. Tak hanya jago gocek, Sang Profesor juga punya visi bermain nan mumpuni lewat umpan-umpan terukur.

Nyaris tak tergantikan sepanjang ronde ketiga kualifikasi membuktikan kalau Thom Haye bukan pemain sembarangan.

Piala Dunia 2026 akan menjadi pentas terakbar pertama dan mungkin juga yang terakhir bagi kelahiran 9 Februari 1995.

Joey Pelupessy

Ia sukses melakoni debutnya dengan tampil keren. Berpasangan dengan Thom Haye di lini tengah, gelandang bertahan berusia 31 tahun itu sosok protagonis di balik kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain di matchday 8.

Pemain Lommel, Belgia, bahkan tak tergantikan sepanjang pertandingan. Walau tak lagi muda, pemain berdarah Maluku masih tetap fokus dan konsisten mengemban tugas.

Melawan China dan Jepang pada Juni nanti, Joey Pelupessy kembali berpeluang jadi starter. Piala Dunia 2026 menjadi mimpi terbesarnya setelah menjadi WNI.

Read Entire Article
Bola Indonesia |