Beda Nasib Graham Arnold dan Tony Popovic di Timnas Australia saat Play-off Piala Dunia 1994 dan 2006: Dijegal Maradona, Puas Begal Forlan

2 weeks ago 10

Bola.com, Jakarta - Timnas Australia punya cerita menarik soal nakhoda mereka di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dua mantan pemain dari generasi berbeda, Graham Arnold dan Tony Popovic, kemudian bergantian mengendalikan Socceroos sebagai pelatih.

Selama enam tahun Graham Arnold memimpin Australia di level U-23 dan senior. Banyak prestasi yang dipersembahkannya. Mantan striker Nasional Negeri Kangguru ini membawa Timnas Australia U-23 juara ketiga Piala Asia U-23 hingga tampil di Olimpiade Paris 2024.

Timnas Australia Senior juga dua kali diantarnya sampai babak perempat final Piala Asia 2019 Uni Emirat Arab dan Qatar 2023.

Graham Arnold yang mengawali karirnya sebagai asisten bagi Guus Hiddink, Frank Farina, dan Pim Verbeek di tiga gelaran Piala Dunia berbeda ini berhasil menempatkan Timnas Australia di fase 16 Besar Piala Dunia 2022 Qatar.

Namun semua tinta emas yang ditorehkan Graham Arnold di Timnas Australia sejak 2018 tiba-tiba terhapus semua gara-gara hanya bermain imbang tanpa gol dengan Timnas Indonesia di SUGBK Jakarta, 10 September 2024. Graham Arnold dipecat dan jabatannya diserahkan kepada Tony Popovic.

Kini harapan besar ada di pundak Tony Popovic. Mantan bek tengah Nasional ini diharapkan meloloskan Timnas Australia ke Piala Dunia 2026 yang dihelat di AS, Kanada, dan Meksiko.

Pelatih berdarah Serbia ini belum terkalahkan pada empat pertandingan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Meski menduduki peringkat kedua klasemen sementara Grup C Zona Asia, masa depan Timnas Australia belum benar-benar cerah.

Popovic membawa Australia menang 3-1 atas China, bermain imbang 1-1 dengan Australia, dan bermain imbang tanpa gol dengan Arab Saudi dan 2-2 saat melawan Bahrain.

Bola Break kali ini kedatangan tamu dari Australia, yaitu Ketua Garuda Australia Osvaldo Giovanni hadir bersama Wakil Ketua Garuda Australia, Syarif M. Attamimi.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Graham Arnold Pernah Dijegal Maradona

Karier kepelatihan mentereng Graham Arnold memang tidak seindah rapornya saat menjadi pemain. Ketika jadi penyerang andalan Timnas Australia, dia gagal pada partai play-off antar-Konfederasi melawan Argentina untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia 1994 yang digelar di AS.

Diego Maradona dkk. menjegal langkah Graham Arnold cs dengan agregat 2-1, setelah dua pertarungan di Sydney Football Stadium,31 Oktober 1993 31, berakhir imbang 1-1.

Kemudian di Estadio Monumental, Buenos Aires, 17 Nopember 1993, Tim Tango menang tipis 1-0 berkat gol bek Australia, Alex Tobin menit ke-59.

Tony Popovic Pernah Bikin Diego Forlan Frustrasi

Sementara Tony Popovic yang pernah menukangi Crystal Palace di Premier League ini yakin dirinya bisa ikut menerbangkan Timnas Australia ke Piala Dunia 2026.

Pengalaman pernah ikut memecahkan rekor Timnas Australia selama 32 tahun tak pernah berkiprah di pesta sepak bola terbesar di Bumi itu.

Ketika Timnas Australia dibesut Guus Hiddink, Tony Popovic adalah bek tengah andalan. Bersama Mark Viduka, Herry Kewell, Tim Cahil dkk. dia membegal ambisi Timnas Uruguay yang diperkuat Diego Forlan dengan agregat 4-2 lewat drama adu penalti setelah imbang 1-1 pada leg kedua di Stadion Telstra Sydney, 16 November 2005.

Nah. Apakah Tony Popovic bisa mampu menyamai raihan Graham Arnold memandu Timnas Australia dua kali ke Piala Dunia?

Atau The Socceroos malah kembali ke era kegelapan yang pernah tiga kali gagal ke Piala Dunia lewat jalur playoff pada 1994, 1998, dan 2002 silam?

Read Entire Article
Bola Indonesia |