Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta tidak akan memaksimalkan kuota pemain asing yang ditetapkan I.League sebagai operator BRI Super League 2025/2026. Manajer Tim Laskar Mataram, Razzi Taruna, menyebut pihaknya hanya menambah satu amunisi impor lagi.
Saat ini, PSIM telah memiliki delapan legiun asing. Mereka adalah Nermin Haljeta (penyerang/Slovenia), Ze Valente (gelandang/Portugal), dan Deri Corfe (penyerang/Inggris).
Kemudian Rakhmatsho Rakhmatzoda (bek/Tajikistan), Franco Ramos (bek/Argentina), Ezequiel Vidal (gelandang/Argentina), Rafinha (penyerang/Brasil), serta Yusaku Yamadera (bek/Jepang).
"Kita coba ada penambahan pemain asing, tapi nanti kan hak prerogatif ke pelatih. Memang sudah ada posisi tertentu yang pelatih mau, cuma aku belum mau buka," ujar Razzi Taruna.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Menambah Kedalaman Skuad
Penambahan pemain asing dirasa perlu untuk kedalaman skuad. Berkaca dari hasil uji coba pramusim, performa PSIM memang kurang begitu greget karena hanya mampu mendulang dua kali menang dari enam pertandingan yang dijalani.
"Kemarin ada uji coba, aku biasanya selalu cross check setiap kali uji coba pendapatnya apa karena kan bisa berubah. Misalnya uji coba kemarin perlunya apa, sekarang perlunya apa," ungkap Razzi Taruna.
"Jadi sekarang ngambil, kita ada proses pemain lah. Tapi kita belum bisa buka posisinya apa segala macam, ditunggu saja."
"Sudah proses negosiasi, lebih ke finalisasi tahap-tahap akhir di bagian tertentu saja. (Datang sebelum kick-off?) Mungkin saja, tapi kalau nanti kelengkapan finalisasi kan di luar kita. Yang pasti kita upayakan sebelum kick-off," paparnya.
Tampil Maksimal Vs Persebaya
Satu hal yang pasti, Razzi Taruna ingin PSIM bisa membuka kampanye di Super League dengan senyuman. Sesuai jadwal, Laskar Mataram bakal jumpa tim kuat Persebaya Surabaya pada partai perdana nanti.
Duel kedua tim berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (8/8/2025) pukul 19.00 WIB. Laga ini sekaligus jadi pertandingan pembuka kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.
"Saya selalu tekankan kita masih punya waktu dan butuh ada penambahan, kalau misalnya kita melihat kedalaman dari tim PSIM saat ini," kata Razzi Taruna.
"Dengan adanya penambahan pemain InsyaAllah harapannya lawan Persebaya nanti bisa maksimal lah," lanjut pria asal Jakarta tersebut.
Rincian Aturan Baru
Regulasi penggunaan pemain asing baru untuk Super League 2025/2026 resmi ditetapkan oleh I.League atau dulu dikenal dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) seusai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta (7/7/2025).
Kini setiap kontestan bisa mendaftarkan hingga maksimal 11 amunisi impor. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan perubahan kuota tersebut bertujuan untuk mendukung kebutuhan Timnas Indonesia.
"Ya, regulasi pemain asing 7-9-11 itu sudah final. Jadi untuk musim depan regulasi pemain asing, yang bermain tujuh, sembilan di DSP, dan sebelas yang boleh didaftarkan," ucap Ferry Paulus di Kantor Kemenpora, Senin (28/7/2025).
"Kalau dilihat dari pemanfaatannya memang tujuh pemain asing lebih ideal karena pemain nasionalnya nanti ada kesempatan yang lebih besar. Kita semua juga sepakat bahwa kebutuhan Timnas Indonesia adalah menjadi sesuatu yang sangat penting," sambungnya.