Rapor Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17: Dua Kegagalan Beruntun, Estafet dari Nova Arianto Tak Berlanjut

6 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, akhirnya harus kembali merasakan pahitnya kegagalan di Piala Asia U-17 2026. Hasil minor yang diraih Garuda Muda memperparah rapor juru taktik berusia 49 tahun itu.

Terbaru, Timnas Indonesia U-17 dipastikan tersingkir dari persaingan menuju fase gugur Piala Asia U-17 2026 setelah kalah 1-3 dari Jepang dalam duel di Lapangan A King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Selasa (12/5/2026).

Skuad Garuda Muda memang tak bisa berkutik menghadapi kekuatan Samurai Biru yang terus menerus menggempur sejak menit awal. Akhirnya, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto harus angkat koper karena menjadi juru kunci Grup B.

Kegagalan ini sekaligus melanjutkan rapor merah yang sebelumnya telah menimpa skuad Garuda Muda di bawah asuhan Kurniawan Dwi Yulianto. Hasil ini juga membuatnya gagal melanjutkan catatan impresif pelatih sebelumnya.

Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berakhir Jadi Juru Kunci

Timnas Indonesia U-17 akhirnya harus menutup persaingan sebagai penghuni dasar klasemen akhir Grup B Piala Asia U-17 2026. Garuda Muda hanya sanggup mengamankan tiga poin dari tiga pertandingan di fase penyisihan.

Tiga poin ini didapatkan ketika Mathew Baker dan kawan-kawan menumbangkan China dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka. Sayangnya, pada laga berikutnya, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Qatar dan digebuk 0-2.

Garuda Muda sejatinya hanya membutuhkan hasil imbang saat bersua Jepang. Sayangnya, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto harus menyerah dengan skor 1-3, sehingga gagal bersaing merebut posisi runner-up.

Padahal, jumlah poinnya setara dengan milik China dan Qatar. Hanya saja, skuad Garuda Muda dinyatakan kalah secara head-to-head di antara tiga peserta ini dengan nilai China (+1), Qatar (0), Indonesia (-1).

Kegagalan Ajang Sebelumnya

Kegagalan skuad Garuda Muda di level Asia memang makin terasa menyakitkan. Sebelumnya, ketika menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 2026, Timnas Indonesia U-17 juga mengukir hasil yang kurang impresif.

Ketika itu, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto gagal bersaing untuk lolos ke semifinal karena mengukir satu kemenangan atas Timor Leste (4-0), tumbang dari Malaysia (0-1), dan ditahan imbang Vietnam (0-0).

Dengan hasil ini, Garuda Muda finis di peringkat ketiga klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026 dengan empat poin. Putu Ekayana dan kawan-kawan harus mengakhiri persaingan lebih cepat karena gagal melaju ke babak empat besar.

Rekor Pelatih Sebelumnya

Dengan dua kegagalan ini, Kurniawan Dwi Yulianto gagal melanjutkan catatan impresif yang diukir oleh pelatih sebelumnya Nova Arianto, yang mampu memberikan prestasi membanggakan bersama Timnas Indonesia U-17.

Di bawah asuhan Nova Arianto, Garuda Muda sanggup merebut peringkat ketiga Piala AFF U-16 2024. Sedangkan di Piala Asia U-17 2025, anak asuh Nova Arianto sukses menjuarai fase grup dan lolos ke perempat final.

Hasil ini sekaligus memastikan satu tiket bagi Timnas Indonesia U-17 untuk tampil di Piala Dunia U-17 2025. Ini juga menjadi sejarah tersendiri karena Garuda Muda untuk pertama kalinya bisa lolos ke Piala Dunia U-17 lewat fase kualifikasi.

Read Entire Article
Bola Indonesia |