Bola.com, Jakarta - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, menyadari besarnya mimpi yang saat ini tengah dirasakan seluruh masyarakat Indonesia, yaitu bisa menyaksikan skuad Garuda tampil di Piala Dunia 2026.
Setelah sekian lama namanya diperbincangkan pencinta Timnas Indonesia, Emil Audero akhirnya bersedia untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI), tepatnya seusai menjalani sumpah pada medio Maret 2025 lalu.
Emil Audero mengatakan keputusan ini diambil setelah kesempatan untuk memperkuat Timnas Italia tak kunjung menjadi kenyataan. Padahal, sejak berusia muda, dia sudah menjadi kiper andalan tim junior Gli Azzurri.
Bagi pemain berusia 28 tahun itu, keputusannya menjadi WNI tak bisa dilepaskan dari dua aspek, yakni ikatan profesional dan juga hubungan darah karena dia dan ayahnya lahir di Indonesia.
“Pemanggilan untuk Timnas Italia senior tidak datang. Mantan Presiden Inter Milan, Erick Thohir, menjelaskan proyek tersebut kepada saya dan saya menerimanya, baik karena ikatan darah maupun ikatan profesional,” ujar Audero dikutip dari Tutto Mercato.
Amunisi penjaga gawang baru Timnas Indonesia, Emil Audero, berpotensi untuk lakoni debutnya berseragam Garuda saat hadapi China pada 5 Juni 2025 nanti. Maarten Paes harus jalani akumulasi kartu kuning dan absen.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Mimpi Piala Dunia
Penjaga gawang yang kini berkarier bersama klub Serie B, Palermo, itu menyadari betapa besarnya mimpi skuad Merah Putih dan para pendukungnya untuk bisa berpartisipasi pada ajang Piala Dunia 2026.
Sebab, ini akan menjadi sejarah baru bagi Timnas Indonesia untuk kali pertama tampil di Piala Dunia setelah sempat mengikuti kejuaraan ini ketika masih berstatus sebagai Hindia Belanda pada edisi 1938.
“Saat ini, Timnas Indonesia tengah berjuang untuk memainkan Piala Dunia pertamanya dalam sejarah. Itu adalah emosi yang memperkaya perasaan saya,” ujar penjaga gawang kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat itu.
Kesempatan Tampil Perdana
Sejak mendapatkan status sebagai WNI pada pertengahan Maret 2025, Emil Audero memang tak langsung bisa mengukir penampilan pertamanya bersama Timnas Indonesia, tepatnya saat menghadapi Australia dan Bahrain pada Maret 2025 lalu.
Pasalnya, kiper berusia 28 tahun ini harus bersaing ketat dengan penjaga gawang andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang sulit digusur pada delapan pertandingan terakhir Timnas Indonesia di ajang ini.
Momen debut ini diyakini Audero bakal datang ketika berduel melawan China pada 5 Juni 2025. Pasalnya, dalam masa yang bersamaan, Maarten Paes harus menjalani sanksi larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning.
Debut yang Tertunda
Kiper kelahiran 18 Januari 1997 itu menjadi satu-satunya pemain dalam daftar susunan pemain (DSP) yang tidak dimainkan. Patrick Kluivert lebih mempercayakan Maarten Paes di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.
Bukan mengecilkan kualitas Emil Audero, tetapi Maarten Paes dipilih karena chemistry yang sudah terbangun dengan tim. Sebab, Audero belum lama ini menjadi WNI via program naturalisasi.
Selain itu, Paes juga selalu menjadi andalan sejak mendapatkan paspor Indonesia. Kiper berusia 26 tahun itu sudah menorehkan tiga clean sheet dari delapan caps bersama Tim Garuda.