Pengamat Nyatakan Keraguan Terkait Materi Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

14 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-23 sebentar lagi akan berlagi di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Berada di Grup J bersama Laos, Makau, dan tim kuat Korea Selatan, Garuda Muda akan menjadi tuan rumah di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada 3-9 September mendatang.

Menilik materi pemain, Garuda Muda masih dijejali pemain yang tampil di Piala AFF U-23 beberapa waktu lalu. Praktis, hanya satu pemain aboard yang dipanggil. Dia adalah Dion Markx, pemain naturalisasi kepunyaan NEC Nijmegen U-21.

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, mengomentari absennya sejumlah pemain yang seharunya bisa menjadi andalan di Timnas Indonesia U-23 besutan Gerald Vanenburg.

Nama-nama beken seperti Marselino Ferdinan, Justin Hubner, Eliano Reijnders, dan Ivar Jenner seharusnya mendapat lampu hijau dari Patrick Kluivert untuk memperkuat Garuda Muda.

Padahal, sebelumnya, Patrick Kluivert merelakan keempat pemain timnas senior itu ke Timnas Indonesia U-23.

"Kalau bicara Justin dan Eliano akhirnya dipanggil ke timnas senior. Tadinya kan coach Patrick Kluivert bilang silahkan mengambil Ivar, Rafael, Eliano, dan Justin Hubner. Rafael yang diambil. Kalau Ivar waktu itu kan masih cedera," kata Ronny Pangemanan via kanal YouTube Sportify Indonesia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Keraguan dengan Skuad Timnas Indonesia U-23

Absennya pemain-pemain itu membuat Ronny Pangemanan ragu terkait kekuatan pasukan Gerald Vanenburg yang masih didominasi pemain Piala AFF U-23 2025.

"Tapi yang mengejutkan bahwa ternyata Patrick Kluivert menahan Marselino dan Hubner bermain di FIFA matchday. Nah, dengan mereka tidak ada, saya agak ragu walaupun kita tetap berharap bahwa ini tim ini lolos ke putaran final. Itu kan harapan semua," ujarnya.

"Kenapa saya ragu? Kalau dengan materi pemain yang kita lihat kemarin ada di Piala AFF, ini agak sulit. Karena kita bisa bayangkan lawan Filipina saja kita enggak bisa bikin gol, kecuali gol bunuh diri. Lawan Malaysia juga kita enggak bisa bikin gol." 

"Enggak bisa bikin gol juga saat melawan Vietnam di final. Nah, dengan materi 99 persen kan banyak juga netizen penggemar sepak bola kita merasa ragu saya pikir wajar. Karena yang pasti, cuma satu pemain abroad yang ada. Itu pun pemain belakang," kata pengamat yang akrab disapa Ropan.

Komunikasi Antara Vanenburg dan Kluivert

Kenapa hanya memainkan satu pemain aboard? Apakah sudah ada perbincangan antara Gerald Vanenburg dengan Patrick Kluivert?

"Kita enggak tahu juga, pembicaraan itu apa terjadi antara Patrick Kluivert dan Gerald Vanenburg. Sebenarnya Gerald Vanenburg itu ketika Patrick Kluivert sudah mengatakan mengizinkan itu harus dikejar. Lepas dong dua pemain," 

"Kita butuh. Apalagi kan Kuwait membatalkan uji coba. Penggantinya memang ada. Tapi kan sekelas tim yang jauh di bawah kita, Taiwan." 

"Nah, prirotas itu bergeser sebenarnya ke Timnas Indonesia U-23. Karena ini kan penting. Apalagi lawan paling kuat itu Korea Selatan." 

"Kalau kita lawan Filipina dan Malaysia aja begitu, ini Korsel yang levelnya di atas Filipina dan Malaysia," tuntas Ropan.

Read Entire Article
Bola Indonesia |