Java United Resmi Tunjuk Putra Asli Jawa Tengah Jadi Direktur Teknik, Bangun Fondasi Klub Berkelanjutan

10 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Java United FC makin memantapkan persiapan untuk mengarungi BRI Super League 2026/2027.

Yang terbaru, tim berjuluk Laskar Kepodang Emas itu telah menentukan sosok yang menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek).

Sosok yang dimaksud ialah Achmad Resal Octavian. Pelatih asal Semarang itu resmi melanjutkan pekerjaannya sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Java United bersama klub yang kini bermarkas di Jawa Tengah tersebut.

Hal itu diumumkan secara resmi melalui akun media sosial Laskar Kepodang Emas sejak Kamis (20-8-2026) malam.

"Java United FC resmi menunjuk Achmad Resal Octavian sebagai Direktur Teknik," tulis klub melalui akun Instagram.

Achmad Resal bukan sosok yang baru bagi Laskar Kepodang Emas. Sebab, dia sudah bertugas cukup lama sejak klub ini masih bernama Malut United, dan mengemban sejumlah jabatan yang berbeda.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Gabung Sejak Awal

Kehadiran Achmad Resal bakal memberikan keuntungan tersendiri bagi Java United FC. Selain berstatus sebagai putra asli Jawa Tengah, Resal juga sudah tidak asing lagi dengan lingkungan Kota Semarang.

Selain menjadi pemain PSIS Semarang sejak medio 2011-an, lelaki berusia 32 tahun ini pernah bertugas sebagai asisten yang membantu sederet pelatih kepala Mahesa Jenar pada periode 2018 hingga 2023.

Setelah itu, Resal ikut membantu Malut United sejak awal setelah diakuisisi dari klub bernama Putra Delta Sidoarjo pada 2023. Dia tercatat pernah menjadi asisten sejumlah pelatih seperti Imran Nahumarury dan Hendri Susilo."

Berjuang sejak klub terbentuk, Coach Resal yang merupakan putra asli Jawa Tengah kini mengemban tanggung jawab dalam struktur teknis Laskar Kepodang Emas. Selamat bekerja dalam membangun fondasi klub yang kukuh dan berkelanjutan," tulis Java United.

Dirtek Java United

Sebelum dijabat oleh Achmad Resal, posisi Direktur Teknik (Dirtek) klub ini sempat dijalankan oleh Yeyen Tumena.

Mantan pemain Timnas Indonesia itu bertugas sejak tahun 2023 dan berhenti pada Juni 2025.

Ketika itu, Yeyen Tumena terlibat skandal dengan pelatih kepala Malut United, Imran Nahumarury. Manajemen menganggap keduanya melakukan pelanggaran berat yang bertentangan dengan prinsip klub.

Setelah itu, manajemen Malut United menunjuk Achmad Resal yang berstatus sebagai asisten pelatih. Kini, jabatan itu tetap berlanjut setelah klub ini memindahkan markasnya ke Semarang, Jawa Tengah.

Read Entire Article
Bola Indonesia |