BRI Super League: Membawa Memori Kemenangan Musim Lalu, PSIM Mulai Siapkan Strategi Hadapi Persebaya

10 hours ago 5

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta akan bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026) malam WIB.

Duel tersebut jadi tantangan berikutnya bagi armada Jean-Paul van Gastel. Kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin usai bermain imbang pada partai perdana musim ini.

Saat ini, PSIM berada di posisi kesembilan klasemen sementara setelah ditahan Persita Tangerang 1-1. Sementara Persebaya yang juga bermain imbang 1-1 menempati urutan ke-11.

Laskar Mataram punya memori positif saat menghadapi Persebaya di GBT pada musim lalu. Saat itu PSIM berhasil membawa pulang kemenangan 1-0 berkat gol Ezequiel Vidal.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Punya Modal Bagus

Meski begitu, Van Gastel tak ingin terburu-buru menentukan strategi yang akan diterapkan pada laga nanti. Ia perlu mempelajari rekaman pertandingan sebelum menentukan komposisi terbaik.

"Saya belum tahu. Saya harus menyaksikan rekaman pertandingan dulu sebelum memutuskan bagaimana cara bermain dan pemain mana yang akan menjadi starter," ujar Van Gastel.

Van Gastel memilih lebih dulu mengevaluasi penampilan PSIM saat bersua Persita. Menurutnya, masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan.

"Untuk saat ini, saya akan mengevaluasi kembali pertandingan pertama kami. Apa yang bisa ditingkatkan dan apa yang sudah berjalan baik. Setelah itu secara bertahap saya akan mempersiapkan tim untuk laga melawan Persebaya," katanya.

Mematangkan Persiapan

PSIM masih memiliki waktu untuk memantapkan persiapan sebelum bertolak ke Surabaya. Van Gastel ingin memastikan timnya kembali tampil dengan permainan terbaik pada laga nanti.

Pelatih berusia 54 tahun itu juga menegaskan PSIM mempunyai gaya bermain yang ingin dipertahankan. Namun, penerapannya bisa mengalami penyesuaian sesuai karakteristik lawan yang dihadapi.

"Kami memiliki gaya bermain tertentu yang ingin diterapkan, hanya saja terkadang detailnya berbeda. Jadi saya harus melihat detail apa yang perlu kami ubah," tutur Van Gastel.

Kemenangan atas Persebaya musim lalu tentu menjadi modal psikologis bagi PSIM. Namun, Van Gastel tidak ingin menjadikan hasil tersebut sebagai patokan pada pertemuan kali ini.

Read Entire Article
Bola Indonesia |