Bos Arema FC Garansi Marcos Santos Tak Dipecat Sepanjang Piala Presiden 2026

8 hours ago 6

Bola.com, Jakarta - Arema FC mengawali Piala Presiden 2026 dengan kekalahan 0-1 dari Persib Bandung pada laga pembuka Grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (25/7/2026).

Hasil tersebut memunculkan pertanyaan soal masa depan pelatih Marcos Santos dan para rekrutan anyar Singo Edan di ajang pramusim ini.

Manajemen memastikan tidak akan mengambil keputusan tergesa-gesa hanya karena satu pertandingan. Posisi Marcos Santos dipastikan aman selama Piala Presiden 2026, dengan evaluasi direncanakan setelah turnamen berakhir.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Mandat Manajemen dan Evaluasi Setelah Turnamen

CEO Arema FC, Iwan Budianto, menegaskan klub memegang rencana jangka panjang dalam membangun tim. Evaluasi tetap dilakukan, namun fokusnya pada perkembangan kolektif, bukan individu semata.

"Evaluasi pasti ada, tetapi terhadap keseluruhan, bukan kepada person. Tidak secepat itu. Masa hanya gara-gara turnamen pramusim langsung mengevaluasi, apalagi sampai memberhentikan pelatih," kata IB.

Penegasan itu menutup ruang spekulasi pergantian pelatih di tengah ajang pramusim. Arema FC memilih memberi waktu kepada Santos dan jajaran untuk mematangkan skema permainan sebelum kompetisi resmi dimulai.

Kepercayaan penuh juga diberikan kepada tim pelatih dalam proses pembentukan skuad. Manajemen menilai parameter penilaian terbaik baru terlihat saat keseluruhan program pramusim rampung dan tim memasuki musim kompetitif.

Persiapan Singkat dan Level Lawan Jadi Alasan

Iwan Budianto mengingatkan keterbatasan waktu persiapan Arema FC jelang turnamen ini. Proses adaptasi antarpemain dan penerapan strategi belum berjalan maksimal akibat skuad yang baru komplet mendekati kick-off.

"Tim ini baru berkumpul sekitar dua minggu. Ada pemain lokal yang lebih dulu bergabung, tetapi beberapa pemain asing bahkan baru datang sekitar seminggu lalu. Lalu mereka langsung dimainkan sebagai sebuah tim dan kemudian langsung di-judge. Tentu itu tidak adil," tuturnya.

Singo Edan langsung berhadapan dengan Persib Bandung, juara Liga Indonesia tiga musim beruntun, yang tampil di kandang sendiri dengan dukungan Bobotoh. Situasi itu memperberat langkah pada laga pembuka grup.

"Jangan lupa, lawan kita juara tiga kali berturut-turut kompetisi. Bermain di kandang sendiri, di depan pendukungnya sendiri, bukan hal yang mudah. Jadi mari kita lebih sabar menunggu racikan pelatih. Saya yakin seiring waktu tim ini akan semakin baik," pungkas IB.

Read Entire Article
Bola Indonesia |